Studi Kasus: Hemoglobin dan Kreatinin pada Hemodialisis

Latihan Modul 9 · Biostatistik · Semester Ganjil 2026/2027

Bramadi Arya, S.Si., M.Biotech.

Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika

Daftar bagian

Tujuan latihan

Setelah latihan ini

  • Menentukan desain dan variabel dari deskripsi penelitian.
  • Menguji normalitas pada data yang tepat untuk uji t berpasangan.
  • Membandingkan hasil uji t berpasangan dengan uji t independen.
  • Menilai apakah hasil yang bermakna secara statistik juga masuk akal secara klinis.

Cara kerja

  • Kerjakan berkelompok 3 sampai 4 orang dengan lembar soal cetak.
  • Unduh data: kasus_hd_30.csv. Buka dengan SPSS, JASP, atau Excel.
  • Kerjakan berurutan. Jawaban soal awal dipakai di soal berikutnya.
  • α = 0,05. Tulis angka dua desimal; nilai p tiga desimal atau p < 0,001.
  • Waktu: 40 menit, lalu diskusi kelas.

Kasus dan data

Data asli dari naskah skripsi yang dibahas di Modul 9.

Kasus

Hb dan kreatinin sebelum dan sesudah hemodialisis

Seorang peneliti memeriksa 30 pasien gagal ginjal kronik di unit hemodialisis sebuah rumah sakit umum daerah. Darah vena diambil sesaat sebelum dan sesaat sesudah satu sesi hemodialisis. Hb diperiksa dengan hematology analyzer (g/dL), kreatinin serum dengan analyzer kimia klinik (mg/dL).

Data penelitian skripsi D4 TLM. Identitas pasien, lokasi, dan peneliti disamarkan.

Masalah pada naskah

Di naskahnya, peneliti menyebut desain penelitian dengan tiga label berbeda:

Bab Label desain
BAB I retrospektif
BAB III.A cross-sectional
BAB III.G kuasi-eksperimen one group pretest-posttest

Satu penelitian hanya punya satu desain.

Cuplikan data

ID Hb sebelum Hb sesudah Kreatinin sebelum Kreatinin sesudah
P01 7,9 9,8 7,5 5,2
P02 8,2 10,2 7,1 6,9
P03 7,6 9,4 6,3 5,1
P04 8,4 10,2 5,9 4,8
P05 7,6 9,4 7,3 6,9

Ditampilkan 5 dari 30 baris. Satuan: Hb g/dL, kreatinin mg/dL. Data lengkap di kasus_hd_30.csv.

Bagian 1: Memahami desain

Soal 1 sampai 3

Soal 1 sampai 3

  1. Dari ketiga label desain, mana yang paling sesuai dengan cara data diambil? Mengapa dua label lainnya keliru?
  2. Peneliti menggambar “Hb sebelum” sebagai variabel independen dan “Hb sesudah” sebagai variabel dependen. Apa variabel independen dan dependen yang benar?
  3. Mengapa data ini disebut data berpasangan? Tunjukkan cirinya pada tabel data.

Bagian 2: Statistik deskriptif

Soal 4 sampai 6

Soal 4 sampai 6

  1. Hitung rerata, simpangan baku, minimum, dan maksimum untuk keempat kolom.
  2. Buat kolom selisih (sesudah dikurangi sebelum) untuk Hb dan kreatinin. Hitung rerata dan simpangan baku selisihnya.
  3. Narasi BAB IV naskah asli menulis Hb maksimum sesudah HD = 10,9 g/dL. Periksa dari data: benar atau tidak?

Bagian 3: Uji asumsi dan uji hipotesis

Soal 7 sampai 10

Soal 7 sampai 10

  1. Pada uji t berpasangan, data mana yang diuji normalitasnya: sebelum, sesudah, atau selisih? Lakukan Shapiro-Wilk pada data yang tepat.
  2. Tuliskan H₀ dan H₁ untuk Hb.
  3. Lakukan uji t berpasangan untuk Hb dan kreatinin. Laporkan t, df, p, dan IK 95% rerata selisih.
  4. Jika normalitas tidak terpenuhi, uji apa yang menjadi alternatif?

Bagian 4: Salah pilih uji

Soal 11 dan 12

Soal 11 dan 12

  1. Jalankan uji t independen pada data Hb yang sama, seolah-olah kelompok sebelum dan sesudah berasal dari orang yang berbeda. Bandingkan nilai t dan df-nya dengan soal 9.
  2. Mengapa nilai t berbeda walaupun reratanya sama? Uji mana yang benar, dan mengapa?

Uji ditentukan oleh struktur data, bukan oleh nilai p yang paling kecil.

Bagian 5: Menafsirkan hasil

Soal 13 sampai 15

Soal 13

Hitung persentase penurunan kreatinin rata-rata.

Sebagai pembanding: adekuasi HD biasanya dinilai dengan rasio reduksi ureum (URR), dengan rerata yang dianjurkan di atas 65%. Kreatinin tidak sama dengan ureum, tetapi selisih yang terlalu jauh tetap perlu dipertanyakan.

Sebutkan dua faktor pra-analitik atau klinis yang dapat menjelaskan penurunan yang rendah.

(National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, 2009)

Soal 14 dan 15

  1. Semua 30 pasien mengalami kenaikan Hb, rata-rata sekitar 2 g/dL dalam satu sesi HD. Apakah ini masuk akal secara fisiologis? Faktor apa yang bisa menjelaskannya?
  2. Tulis satu kalimat kesimpulan untuk masing-masing parameter: arah perubahan, rerata selisih, IK 95%, dan nilai p.

Diskusi kelas

  • Statistik naskah ini benar: hitungan ulang dari data mentah cocok dengan output SPSS.
  • Masalahnya ada di desain, kerangka konsep, dan tafsiran.
  • Pada data simulasi Modul 9 (hd_berpasangan_30.csv), kreatinin turun rata-rata sekitar 65% dan Hb hanya naik sekitar 0,5 g/dL. Bandingkan dengan data asli ini. Apa artinya?

Angka yang benar belum menjamin kesimpulan yang benar.

Daftar Pustaka

Selesai: Studi kasus Modul 9

Kembali ke Modul 9: Membandingkan Dua Kelompok

Lanjut ke Modul 10: Membandingkan Lebih dari Dua Kelompok →

Kembali ke Daftar modul