Modul 4 · Biostatistik · Semester Ganjil 2026/2027
Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika
Setelah modul ini, Anda mampu:
Modul ini adalah jembatan dari statistik deskriptif ke statistik inferensial. Luangkan waktu lebih lama di sini.
Grafik Levey-Jennings (QC)
Jika proses stabil, hanya sekitar 5% titik yang keluar dari ±2 SD karena kebetulan.
Nilai rujukan
Pedoman CLSI EP28 menganjurkan minimal 120 subjek rujukan per kelompok.
(Clinical and Laboratory Standards Institute, 2010; Westgard dkk., 1981)
Hb perempuan pada dataset berjalan: rerata 13,05 g/dL, SD 1,08 g/dL (n = 28).
13{,}05 \pm 2 \times 1{,}08 = 10,89 sampai 15,21 g/dL
Ini hanya latihan cara berpikir. Rentang ini tidak boleh dipakai sebagai nilai rujukan, karena:
z = \frac{x - \bar{x}}{s}
Skor z mengubah nilai apa pun menjadi “berapa SD dari rerata”.
Contoh: subjek perempuan dengan Hb 10,8 g/dL.
z = (10{,}8 - 13{,}05) / 1{,}08 = -2{,}25 / 1{,}08 = −2,08
Nilainya lebih dari 2 SD di bawah rerata kelompoknya. Pada distribusi normal, kurang dari 2,5% nilai berada serendah ini.
Di QC, skor z dipakai untuk menilai hasil uji profisiensi (PME): |z| ≤ 2 memuaskan, 2 < |z| < 3 peringatan, |z| ≥ 3 tidak memuaskan.
(International Organization for Standardization, 2022)
Ingat modul 3: gula darah puasa menceng ke kanan, Hb hampir simetris.
Cara memeriksa normalitas (detail di Modul 8):
| Variabel dataset | Rerata | Median | Shapiro-Wilk p |
|---|---|---|---|
| Hb | 14,05 | 13,95 | 0,748 |
| Gula darah puasa | 100,8 | 94,5 | < 0,001 |
Nilai p > 0,05 berarti tidak ada bukti data menyimpang dari normal. Makna nilai p dibahas di modul 7.
(Ghasemi & Zahediasl, 2012; Shapiro & Wilk, 1965)
Kita hampir tidak pernah bisa memeriksa seluruh populasi. Kita menebak populasi dari sampel. Seberapa bagus tebakan itu?
| Populasi | Sampel | |
|---|---|---|
| Disebut | parameter | statistik |
| Rerata | μ (mu) | \bar{x} |
| Simpangan baku | σ (sigma) | s |
| Proporsi | π atau P | p |
| Diketahui? | hampir tidak pernah | ya, kita hitung |
Statistik inferensial adalah seni menebak parameter dari statistik, sekaligus menyatakan seberapa besar kemungkinan tebakan itu meleset.
Bayangkan populasi gula darah puasa satu kota. Anda mengambil sampel 5 orang, menghitung reratanya, lalu mengulang 5.000 kali.
Apakah 5.000 rerata itu akan sama?
Tidak. Setiap sampel memberi rerata sedikit berbeda. Kumpulan rerata dari sampel berulang ini disebut distribusi sampling rerata.
Sebaran distribusi sampling rerata disebut galat baku:
SE = \frac{s}{\sqrt{n}}
Contoh: Hb seluruh dataset, s = 1,45 g/dL, n = 60.
SE = 1{,}45 / \sqrt{60} = 1{,}45 / 7{,}75 = 0,187 g/dL
IK\ 95\% = \bar{x} \pm t \times SE
Nilai t diambil dari tabel distribusi t dengan derajat bebas n − 1. Untuk n besar, t mendekati 1,96.
Contoh: Hb seluruh dataset. \bar{x} = 14,05; SE = 0,187; t_{59} = 2,001.
14{,}05 \pm 2{,}001 \times 0{,}187 = 14{,}05 \pm 0{,}37
IK 95%: 13,67 sampai 14,42 g/dL
Dua puluh sampel (n = 30) dari populasi dengan μ = 14,0. Setiap garis adalah satu IK 95%. Satu dari dua puluh (garis biru tebal) tidak mencakup μ.
| Benar | Salah |
|---|---|
| “Jika penelitian diulang berkali-kali, sekitar 95% interval yang dihasilkan akan mencakup rerata populasi.” | “Ada peluang 95% rerata populasi berada di antara 13,67 dan 14,42.” |
| “Kami 95% yakin rerata Hb populasi berada antara 13,67 dan 14,42 g/dL.” (bahasa sehari-hari yang diterima) | “95% subjek memiliki Hb antara 13,67 dan 14,42.” |
Kesalahan kolom kanan bawah paling sering terjadi: IK membicarakan rerata, bukan individu. Rentang untuk individu adalah rerata ± 2 SD, bukan IK.
| Kelompok | n | Rerata Hb | SE | IK 95% |
|---|---|---|---|---|
| Laki-laki | 32 | 14,92 | 0,200 | 14,52 sampai 15,33 |
| Perempuan | 28 | 13,05 | 0,205 | 12,63 sampai 13,47 |
Kedua IK tidak tumpang tindih. Ini isyarat awal bahwa rerata Hb kedua kelompok memang berbeda. Uji formalnya dibahas di Modul 9.
Hitung skor z untuk subjek laki-laki dengan Hb 17,8 g/dL. Gunakan rerata 14,92 dan SD 1,13.
Jawaban: z = (17{,}8 - 14{,}92) / 1{,}13 = 2{,}88 / 1{,}13 = 2,55. Lebih dari 2 SD di atas rerata kelompoknya, layak diperiksa ulang (misalnya kemungkinan polisitemia atau hemokonsentrasi).
Kreatinin 25 pasien: rerata 1,20 mg/dL, SD 0,30 mg/dL. Nilai t_{24} = 2,064.
Hitung SE dan IK 95%.
Jawaban:
SE = 0{,}30 / \sqrt{25} = 0{,}30 / 5 = 0,060
IK = 1{,}20 \pm 2{,}064 \times 0{,}060 = 1{,}20 \pm 0{,}124
IK 95%: 1,08 sampai 1,32 mg/dL
Jika penelitian latihan 2 diulang dengan 100 pasien (SD tetap 0,30), apa yang terjadi pada SE dan lebar IK?
Jawaban: SE = 0{,}30 / \sqrt{100} = 0{,}030, setengah dari sebelumnya. IK menjadi sekitar setengah lebar semula (kurang lebih 1,14 sampai 1,26). Empat kali sampel, dua kali lebih teliti.

Biostatistik · Prodi D4 TLM · Universitas Syedza Saintika