Modul 1 · Biostatistik · Semester Ganjil 2026/2027
Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika
Siapkan kertas dan kalkulator. Statistik dipahami dengan menghitung, bukan hanya membaca.
Setelah modul ini, Anda mampu:
Jika satu tabung darah diperiksa hemoglobinnya 20 kali dengan alat yang sama, apakah hasilnya akan selalu sama?
Hasil berkisar 13,2 sampai 13,7 g/dL, padahal sampelnya sama. Rerata 13,44 g/dL, simpangan baku 0,14 g/dL.
Data simulasi untuk ilustrasi.
Variasi analitik
Variasi pra-analitik
Variasi biologis dalam individu
Variasi antarindividu
Statistik adalah alat untuk bekerja dengan variasi, bukan untuk menghilangkannya.
Statistik adalah ilmu tentang cara
Biostatistik adalah statistik yang diterapkan pada bidang biologi, kesehatan, dan laboratorium medik.
| Statistik deskriptif | Statistik inferensial | |
|---|---|---|
| Pertanyaan | Seperti apa data yang saya punya? | Apa yang bisa saya katakan tentang populasi? |
| Contoh hasil | rerata, median, persen, tabel, grafik | uji hipotesis, nilai p, interval kepercayaan |
| Contoh di lab | Rerata Hb 60 pasien adalah 14,05 g/dL | Apakah Hb perokok berbeda dari bukan perokok? |
| Butuh hipotesis? | Tidak | Ya |
Statistik inferensial selalu dibangun di atas statistik deskriptif. Tidak ada uji yang benar tanpa deskripsi data yang benar.
Statistik inferensial dikelompokkan lagi menjadi:
Di Modul 4 dan 7 Anda akan memahami mengapa bentuk distribusi menentukan pilihan uji. Setiap uji dibahas satu per satu di Modul 8 sampai 13.
Anda tidak akan bisa membaca laporan QC atau brosur reagen dengan benar tanpa statistik dasar.
(Clinical and Laboratory Standards Institute, 2010; Westgard dkk., 1981)
Mata kuliah ini disusun mengikuti urutan Anda menulis skripsi:
Bagian 1: Dasar
Bagian 2: Memilih dan menjalankan uji
Hampir semua modul memakai satu dataset simulasi: lab_klinik_60.csv (60 subjek dewasa).
| Variabel | Isi |
|---|---|
jenis_kelamin |
L / P |
usia_tahun |
usia (tahun) |
status_merokok |
Merokok / Tidak |
kategori_imt |
Kurus / Normal / Gemuk / Obesitas |
hb_g_dl, leukosit_10e3_ul, trombosit_10e3_ul |
hematologi |
gdp_mg_dl, kreatinin_mg_dl |
kimia klinik |
hasil_rapid |
Reaktif / Nonreaktif |
Data simulasi yang dibuat khusus untuk latihan. Unduh dari halaman Daftar modul, lalu buka di Excel, SPSS, atau JASP.
| id | jk | usia | merokok | imt | Hb | leuko | trombo | GDP | kreat | rapid |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| S01 | L | 55 | Tidak | Normal | 14,8 | 6,19 | 318 | 65 | 0,90 | Nonreaktif |
| S02 | P | 41 | Tidak | Gemuk | 12,9 | 5,97 | 348 | 149 | 0,61 | Reaktif |
| S03 | L | 50 | Tidak | Obesitas | 15,1 | 6,95 | 205 | 109 | 1,01 | Nonreaktif |
| S04 | L | 33 | Tidak | Obesitas | 14,6 | 7,74 | 130 | 115 | 1,45 | Reaktif |
| S05 | L | 49 | Tidak | Gemuk | 14,8 | 6,29 | 264 | 94 | 1,07 | Nonreaktif |
Perhatikan: satu baris = satu subjek, satu kolom = satu variabel. Ini format wajib sebelum data masuk ke SPSS.
Contoh dari naskah skripsi
Sebuah proposal hanya memiliki 2 subjek dan datanya hanya akan disajikan secara deskriptif, tetapi di BAB III tetap ditulis hipotesis statistik H₀ dan Hₐ lengkap dengan rencana uji.
Masalahnya: hipotesis statistik hanya dipakai pada statistik inferensial. Penelitian deskriptif tidak menguji apa pun, jadi tidak perlu H₀ dan Hₐ. Mencantumkannya menunjukkan penulis belum membedakan dua kelompok besar statistika.
Tentukan: deskriptif atau inferensial?
“Sebanyak 16 dari 60 subjek (26,7%) memiliki hasil rapid test reaktif.”
“Kadar Hb laki-laki lebih tinggi secara bermakna dibanding perempuan (p < 0,001).”
“Median gula darah puasa adalah 94,5 mg/dL.”
Jawaban: a. deskriptif, b. inferensial (ada nilai p dan klaim tentang populasi), c. deskriptif.
Sebutkan dua sumber variasi analitik dan dua sumber variasi pra-analitik pada pemeriksaan glukosa darah.
Contoh jawaban:
Hasil pemeriksaan Hb berulang pada satu sampel: rerata 13,44 g/dL dan simpangan baku 0,14 g/dL. Seorang mahasiswa berkata, “Alatnya rusak karena hasilnya tidak pernah sama.”
Apakah Anda setuju? Jelaskan.
Jawaban: Tidak setuju. Variasi kecil pada pengukuran berulang adalah hal normal (variasi analitik acak). Yang perlu dinilai adalah seberapa besar variasinya, misalnya lewat CV% (akan dibahas di modul 3) dan dibandingkan dengan batas yang diizinkan. Alat dianggap bermasalah jika variasinya melebihi batas QC, bukan karena hasilnya tidak identik.
Lanjut ke Modul 2: Variabel, Skala Data, dan Kerangka Konsep →

Biostatistik · Prodi D4 TLM · Universitas Syedza Saintika