Sistem Manajemen Mutu II, Pertemuan 12
Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika
Sub-CPMK-12 (RPS): Mempresentasikan proyek pengendalian desain dan validasi metode pemeriksaan laboratorium.
Validasi yang baik dimulai dari rencana, bukan dari percobaan.
Diagram buatan sendiri.
| Perubahan | Contoh | Tindakan |
|---|---|---|
| Reagen | Pindah merek reagen | Verifikasi dan tinjau ulang SOP |
| Alat | Alat pengganti atau baru | Verifikasi kinerja alat |
| Metode | Mengubah volume sampel atau suhu | Validasi ulang parameter yang terdampak |
Antonelli dkk., 2017, Fig. 2

Antonelli dkk., 2017, Fig. 2, CC BY-NC-ND 4.0

Antonelli dkk., 2017, Fig. 3, CC BY-NC-ND 4.0

Foto: Wikimedia Commons


Data sintetis dari paket valytics
Pilih satu topik:
Waktu: 8 menit presentasi, 4 menit tanya jawab.
RPS TLM OBE-139b, Sub-CPMK-12
Presisi adalah kedekatan hasil pengukuran berulang satu sama lain. Impresisi adalah kebalikannya, yaitu besarnya sebaran, dan biasanya dinyatakan dengan SD atau CV.
Contoh: Sampel yang sama diperiksa lima kali memberi 99, 100, 101, 100, 100: presisinya baik.
Sensitivitas diagnostik adalah kemampuan tes memberi hasil positif pada orang yang benar sakit; spesifisitas diagnostik adalah kemampuan memberi hasil negatif pada orang yang tidak sakit. Pada konteks analitik, sensitivitas berarti kemampuan mendeteksi kadar rendah dan spesifisitas berarti hanya mengukur zat yang dituju.
Contoh: Tes cepat positif pada 95 dari 100 pasien TB terkonfirmasi: sensitivitas 95%.

Sistem Manajemen Mutu II · Prodi D4 TLM Universitas Syedza Saintika