Sistem Manajemen Mutu II, Pertemuan 3
Program Studi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Syedza Saintika
Sub-CPMK-03 (RPS): Mempresentasikan prosedur evaluasi mutu dan audit internal laboratorium medik.
| Evaluasi mutu | Audit internal | |
|---|---|---|
| Pertanyaan | Apakah hasil dan indikator memenuhi target? | Apakah praktik sesuai dengan kriteria? |
| Bahan | Data indikator, QC, keluhan | Dokumen, rekaman, observasi, wawancara |
| Keluaran | Penilaian dan rekomendasi | Temuan dan tindak lanjut |
| Pelaksana | Tim mutu dan pimpinan | Auditor internal yang independen |
RPS TLM OBE-139b
Audit internal bukan mencari siapa yang salah. Audit mencari bagian sistem yang perlu diperbaiki.
| Unsur | Pertanyaan yang dijawab | Contoh |
|---|---|---|
| Tujuan | Untuk apa audit ini? | Memastikan pengendalian sampel sesuai SOP |
| Lingkup | Bagian dan periode apa? | Ruang pengambilan sampel, tiga bulan terakhir |
| Kriteria | Dibandingkan dengan apa? | ISO 15189, SOP laboratorium, peraturan yang berlaku |
Diagram buatan sendiri.

Kesimpulan audit harus bertumpu pada bukti, bukan kesan.
Foto: Wikimedia Commons
| Unsur | Isinya |
|---|---|
| Kriteria | Persyaratan yang dipakai, misalnya SOP pengambilan sampel |
| Kondisi | Apa yang ditemukan di lapangan |
| Bukti | Dokumen, rekaman, atau pengamatan yang mendukung |
Contoh: SOP mewajibkan label diberi sebelum tabung meninggalkan pasien. Pada tiga dari sepuluh pengamatan, label ditulis di meja pengolahan. Bukti: lembar observasi nomor 4, 7, dan 9.
| Aktivitas | Sebelum tindakan | Sesudah tindakan |
|---|---|---|
| Resep medis | 120 | 47 |
| Pengambilan sampel | 346 | 172 |
| Pengiriman sampel | 50 | 21 |
| Total | 498 dari 6.449 spesimen (7,7%) | 240 |
Kesalahan identifikasi pasien tidak turun: 59 kasus sebelum dan 64 kasus sesudah tindakan. Porsinya dari seluruh ketidaksesuaian justru naik, dari 11,8% menjadi 26,7%.
Bouzid dkk., 2018, Tabel 1, CC BY-NC-ND 4.0
Linko dkk., 2025, klausul 8.7 dan 8.9
| Dokumen | Fungsi |
|---|---|
| Rencana atau program audit | Menjadwalkan dan menentukan lingkup |
| Daftar periksa (checklist) | Memandu auditor dan memastikan tidak ada yang terlewat |
| Catatan bukti | Menyimpan pengamatan dan rujukan dokumen |
| Laporan audit | Menyampaikan temuan dan kesimpulan |
| Rekaman tindak lanjut | Memantau penyelesaian dan verifikasi |
Kalian adalah tim audit internal untuk Laboratorium Klinik Sehat Sentosa (fiktif). Lingkup: penerimaan sampel dan pelaporan hasil.
Bukti yang kalian temukan:
RPS TLM OBE-139b, Sub-CPMK-03
Rapat berkala pimpinan untuk menilai kinerja sistem mutu, misalnya hasil audit, indikator mutu, keluhan, dan uji profisiensi, lalu memutuskan perbaikan.
Contoh: Setiap enam bulan kepala laboratorium meninjau rekap indikator mutu dan menetapkan target baru.
Corrective and preventive action: tindakan koreksi untuk memperbaiki masalah yang sudah terjadi dan tindakan pencegahan agar tidak terulang.
Contoh: Koreksi: melatih ulang analis. Pencegahan: setiap metode baru wajib masuk dokumen pelatihan sebelum dipakai.

Sistem Manajemen Mutu II · Prodi D4 TLM Universitas Syedza Saintika